WARNING!!! ANDA MEMASUKI AREA anyWAY BLOG

Selasa, 10 Januari 2012

Hujan persahabatan (by JERIMIA)


Hujan Persahabatan

          Ini bermula dari sekolahku SMAN 1 Pangkal, sebuah SMA yang tidak terlalu megah tapi memiliki rasa gotong royong yang besar. Aku berkelas di Ipa 1 yang merupakan kelas yang teladan di sekolahku, namaku EKI RADITYA (alias radit) aku siswa yang biasa dengan tampang pas-pasan dan kuran beruntung dalam percintaan dengan predikat 49 kali di tolak mentah metah dan ini ceritaku.
          Dari kelas Ips 4, ada salah satu anak yang sangat rajin dan sangat di sayangi guru-guru di sekolahku namanya FERDI ARYONO (alias Yono) ,seorang yang mengidolakan sosok Mark Zuckerberg ini tidak bisa lepas dari kameranya, walau sudah berkali-kali di sita akibat membawa kamera di depan umum tetapi gak jera-jera. Dengan kacamata kotak dan rambut jabrik menguatkan predikatnya sebagai cowok yang culun.
          Kemudian di kelas Ipa 2 ada ANDIN DWIATMAJA (alias dindin) dan bramono agung (alias bram), Dindin adalah orang yang tergila-gila sama game hand phone,setiap hari pasti ngomongin tentang game sampai panas telingaku, dengan poni panjang kekiri memberi kesan bandel tapi siapa sangka dia anak yang cerdas, bahkan guru-guru terbungkam akibat ulahnya menjawab semua soal guru dengan mudah dan berkata “hadeh.... anak SD juga bisa” ujar Dindin ngejek guru dan kadang berakhir di bawah tiang bendera. Disebelahnya Bram salah seorang yang sangat mengemari Bruno mars ini merupakan siswa yang pendiam suka menyendiri sambil membaca novel-novel memberi kesan manis bagi siswi putri di SMA ku, walau pendiam dia memiliki pacar disana sini dan di cap sebagai playboy oleh teman-temanya.
Hari ini terik sekali seakan ada sidak di matahari sehingga matahari semangat bersinar. Membuat semangat juga mengantuk ditambah kami ikut penyuluhan narkoba , di sebelah kiri kulihat Yono semagat sekali menulis tapi di sebelah kanan terlihat bram sedang tertidur pulas seperti dibacakan dongeng dan di sebelahnya terlihat si dindin seperti gladiator yang semangat bertempur dengan berbagai pertanyaan.tiba tiba,” maaf pak “ dengan sok tauya dindin berdiri dan mengangkat tangan “menurut saya kenapa tidak ada contoh-contoh obat obatan di sini? Karna menurut saya lebih baik kita merasakan sedikit agar mengetahui rasanya” langsung ku tarik tanganya dan berbisik,” din gila lu, mw buat kita di tendang dari sini kah?” dengan tanpa dosa dia berkata “santai aja gue yang tanggung jawab hehehe”. Dan akhirnya kami di usir dari ruangan itu, “huaaaa knapa nih kok kita di luar?udah selesai ya?” ujar bram yang buat tangan ku gatal pengen jitak kepalanya. dua jam pelajaran pun berlalu , dan seperti yang ku duga tiang bendera menjadi akhirya.    wajah ku memerah karna ejekan dan ditambah senyum manis sherly yang duduk di depan pintu seakan menambah rasa malu ku. bel sekolah berbunyi, lega rasanya hari ini bisa cepat ku lalui. saat itu kulihat sherly di kelas sendirian, di antara berani dan eggk aku coba mendekatinya dan ingin mencoba  menyapanya.    "hi sherly, knpa nggk pulang?"   ujar ku gugup,dan tatapanya jelas melihatku dan wah darahku sampai ke ubun ubun"oh km dit, aku lagi nyelesaikan tugas yang belum selesai tadi. km sendiri kenapa belum pulang". "aa..aaku hehehe" langsung saja aku pulag karena gerogi, dan aku ngerasa bersalah karena terlihat seperti orang aneh.
sesampai di rumah aku langsung buka laptop ku dan membuka blog kesayangnku, ku tulis semua curhatanku tentang sherly dan beberapa masalah ku tadi. nggk terasa jam tangan ku udah mengarah ke no 4      "wah apes bisa push up 105 kali"    tnpa pikir panjang aku mengganti baju ku dengan dogi karate ku. sesampai di lokasi ku lihat yono bram dan dindin udah pada keringatan."osh sinpay" ujarku sambil tertunduk lesu "osh , lari 3 kali keliling lapangan push up 150X dan jangan lupa berdoa" kulihaat senpay ternyata adalah sherly. dengan senyuman khasnya tapi menyiksa ku. ternyata cewek yang ku taksir adalh guru ku sendiri. saat latihan mata ku tertuju pada sherly terus, TOK! "adeh knapa lo njitak gw?" , "hahah lu suka ya sama si ganas sherly?" ujar bram mengejek ku "kagak ah gw ngk suka" ngeles, "hahaha siapa yang nggk tau gaya lo kalau suka ma cewek" , bug bugh..."udah lah latihan jangan ribut , dapet hukuman baru ngrasain"yono menendang kami berdua. saat pulang kulihat sherly duduk sendiri sambil tertunduk," sherly ada apa?"ujar ku. "nggk"ujar serly, kulihat matanya merah dan meneteskan air mata."udah ngk papa aku bisa di ajak curhat kok" setelah ngobrol beberapa lama ternyata dia baru di putus pacarnya, wah bener bener mujur hari ini. tapi aku masih bingung apa salah aku senang di saat dia menangis. malam nya ku tulis dan kuumumkan betapa senang dan bahagianya ku mengetahui serly putus dengan pacarnya di blog ku. bener bener wah banget pokoknya . keesokan harinya saat mw masuk ruangan. plak sherly menamparku " aku benci sama kamu" dia melempar beberapa printnan blog ku. hari itu aku hanya terdiam sampai bel tanda pulang dan kulihat serly nggk menjawab bahkan menghiraukan ku. aku menyesali semua...
Keesokan harinya_saat di kantin sekolah                    
“woy! Masih mikirin sherly kah?”ujar bram datang dan mengagetkan ku
“iya bro, gw nyesel banget and gw juga nggk tau kalau dia bakal marah”
“udahlah bro lupain ja kita happy” dindin yang ternyata ada di belakang dan membawa soft drink
CEZZZ suara soft drink cola yang ku buka
“WOOOYYYY!!!!!!” dindin datang waktunya ngk tepat... hingga minuman Tumpah di bajuku...
“JAMBU KELUTUK!!!!!!!!!!!!!!!!! Knapa loe”ujar ku
“Dwi anak IPS 2 saudara loe kan?”ujar yono
“iya mang kenapa????” ujar ku kesal
“Dia masuk RS dit..”
Jlebb nancep... spontan gw lompat
“RS mana? Knapa masuk RS ?”
“dia tauran, tangan kananya putus”
Tanpa fikir panjang gw langsung ke RS , sakit banget hati gw ngeliat adik gw tergeletak dan cacat..
“kIta balas” ujar ku ke tman tman ku
Instruksi ku”bawa semua peralatan yang kalian punya”
Kesokan harinya saat semua sudah kumpul
“ayo kita serang”
Di belakang pagar kami bersembunyi ku suruh yono masuk
“woy keluar” ujar yono
Sepi tempat itu saat kami tunggu nggk keluar
Tiba-tiba
“polisi cpat lari” ujar salah satu teman ku...
Saat kami lari kocar kacir gw ngintip, ternyata ada beberapa orang di tangkap
“untung bro kita ngk serang” ujar yono terengah engah
Aku hanya terdiam entah senang atau tidak tapi rasa sakit hati ku plan-plan menghilang
“kita pulang”ujar ku
“Tapi dit” ujar yono
“KITA PULANG” bentak ku
“ayo semua kita pulang” ujar yono
aku lari ke rumah sakit karena mendapat kabar yang ku benci dari bram
“dit Tuhan berkehendak lain” ujar sherly yang ternyata teman dekat dwi
Aku terjatuh, aku menangis.”dwiiiiiiiii”
Tba tba sherly memegang tangan ku
“sabar ya dit, Tuhan Pasti punya rencana”
Keesokan harinya ku lihat jenazah dwi, hidupnya masih panjang tapi kandas di tengah jalan.
Malam itu aku hanya berdua dengan sherly di lorong rumasakit dan hujan yang menutupi cahaya dalam hidupku.

          Pagi menjelang , kulihat di pemakaman kedua ortuku nangis,.,. miris melihatnya. Setelah pemakaman usai ,hujan turun
Tba tiba
Krrriiing , ku lihat yono mengangkat telfonya.
Sedikit gusar yono menghampiri ku
“Dit, ketmpat bram ada yang mau di omngin”
“masalah apa yon?”
“Dwi”
Sejenak aku terdiam melamun dan lamunanku pecah ketika andin teriak
“dit ayo”
Lalu aku meninggalkan pemakaman bersama mrka
Di tempat bram...
“Kenapa bram?”
Bram menjelaskan kepadaku kalo sebenarnya yang di tangkap oleh polisi itu adalah saksi mata dan pelakunya masih buron
Aku sejenak diam dan mengambil keputusan.
“ayo kita selidiki”
Yang pertama aku mencari informasi dari warga di sekitar TKP , mereka mengatakan bahwa saat itu dwi tidak ikut tauran melainkan hanya sebagai pejalan kaki yang melintas dan apes..
Yono ke rumasakit untuk bertanya pada dokter dan perawat jam berapa dwi masuk rumahsakit dan bram dan andin berusaha mencari barang bukti setelah mengetahui beberapa informasi

Malam itu kami berkumpul di garasi ku beberapa informasi telah kami dapatkan tapi barang bukti ngk dapat.
1 minggu kami mencari informasi dan barang bukti..
Untuk baarang bukti kami hanya mendapakan selembar dasi yang bertuliskan tahu????
Tba2 bel berbunyi
“permisi bu ada raditnya?”
“ada di garasi masuk aja nak”ujar ibuku
“dit”sherly mengejutkan ku
“ku dengar kamu berusaha membuka masalah almarhum dwi ya?”
Aku hanya diam sambil menatap kearah teman2 ku karena penyelidikan kami sangat rahasia
“dit ngk sah di usik lagi masalah adik mu, toh adik mu udah tenang”
“masalahnya kamu ng..”ujarku lalu di sela oleh sherly
“aku tau dit perasaan mu”sherly memeluku
“dit biarkan adik mu tenang”
aku mendorng sedikit badan ku dari pelukanya
“adik ku ngk bakal tenang sebelum aku tenang”
Plak!!!! Sherly memukul ku,
“berfikir dewasa dit!!! Aku ngk mw kamu kenapa2” lalu sherly lari pulang dengan air mata di pipinya

Aku duduk terdiam mendengar kata2 sherly
Tb2 bram muncul dan memecah keheningan
“aku dapat informasi dari teman ku”
“malam ini keta beraksi” ujar ku
Saat itu tepat jam dua belas malam dan mobil kami berhenti di depan gang
Kulihat di sana ada beberapa anak nongkrong
Dan target pertama kami adalah anto anak SMA 2 yang sedang meminum minuman keras bersama teman2nya
Saat mereka pulang kulihan jam menunjukan pukul satu malam, kami mengikuti anto  dari belakang tiba2 dia berhenti dan menyuruh kami turun .. saat kami turun sialnya awalnya dia menjadii menjadi mereka saat beberapa temamnya muncul dari semak semak...
“sial bro kita terkepung”ujar bram
“bro inget kata senpay walau kita hadapi preman “kita tetap karateka”ujar andin... beberapa dari mereka menggunakan samurai, kami bertempur habis2an malam itu saat semua musuh jatuh pingsan akibat kena beberapa jurus kami yang telak mengenai titik2 saraf mereka tinggal aku dan anton...
Dia memegang pistol di sakunya ... spontan kaki ku melangkah jauh kearahnya dan tanganku menusuk telak di lehernya membuat anton tersungkur sebelum mengeluarkan pistolnya...aku mengambil pistolnya pelurunya ku buang... yono dan andin memegang kedua tangan anton , bram dengan brutal memukul tubuh anton...
Anton menangis dan berkata bukan aku pelakunya tapi dony... kami semua kaget ternyata pelakunya dony kakaknya sherly
Malam itu juga kami bawa anton dan mendatangi kediaman sherly tetapi kata penjaga rumahnya sherly dan dony udah pindah ke jawa....
Lalu kami membawa anton kekantor polisi dan anton mengakui semuanya dan memberi petunjuk kepada polisi,.

Seminggu kemudian kami mendapat kabar ternyata dony tewas bunuh diri karena ketakutan akan masalah itu...
Sherly , aku ngk tau gmana kabarnya
Dy menghilang entah kemana,
Kata ayahnya sherli menjadi relawan di papua
Tetangganya bilang dia berpindah2 sekolah
Aku putus kontak dengan sherly

Saat kami berkumpul sedang membahas masalah yang sudah di pecahkan bersama tiba2 sherly berada di dekat ku dan memeluk ku.
“aku mohon maafkan kakak ku”
“dya gelap mata karena sebelum kejadian aku di perkosa dwi”
Aku terjath dan menagnis
Satu garasi semuanya sedih mendengar pengakuan sherly...

Hari berganti dan aku sekarang telah memiliki hati shery
Kisah kami bukan cuman itu aja karena setelah masalah itu kami mengalami kejadian2 yang menyenangkan , masalah pertikaian bram dengan beberapa preman pasar

Pasal 1 TAMAT